Pembacaan tuntutan paslon 02 melalui video conference di Fakultas Hukum UB. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

Pembacaan tuntutan paslon 02 melalui video conference di Fakultas Hukum UB. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)



Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dimulai pagi ini, Jumat (14/6) pukul 09.00. Universitas Brawijaya (UB) Malang merupakan salah satu lokasi dari sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia yang mendapat fasilitas video conference. Tepatnya di lantai 6 gedung A Fakultas Hukum (FH) UB.

Saat membuka sidang, Ketua MK Dr Anwar Usman SH MH menegaskan bahwa pihaknya tidak tunduk dan tidak takut pada siapapun.

"Sidang ini disaksikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk itu seperti yang pernah kami sampaikan pada kesempatan sebelumnya bahwa kami tidak tunduk kepada siapapun, dan tidak takut kepada siapapun dan kami tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun," ucapnya menurut pantauan MalangTIMES melalui video conference di FH UB.

Pihaknya hanya tunduk kepada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan sumpah serta konstitusi.

"Sejak mengucapkan sumpah, kami merdeka tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun dan hanya takut kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya.

Meskipun, sembilan hakim konstitusi berasal dari tiga lembaga, yakni Presiden, Mahkamah Agung, dan DPR.

Hingga kini, sidang sengketa masih berlanjut dengan pembacaan tuntutan yang dilayangkan oleh paslon 02 Prabowo-Sandi kepada paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load