Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono saat dijumpai di ruangannya (Hendra Saputra)

Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono saat dijumpai di ruangannya (Hendra Saputra)



Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono akan segera memanggil seluruh cabor karena turunnya rangking Kota Malang dalam gelaran Porprov VI 2019. Ia akan menanyakan tentang permasalahan apa yang terjadi sehingga beberapa cabor yang semula menargetkan medali emas ternyata gagal.

Secara umum menurut Eddy, ada beberapa hal yang membuat rangking Kota Malang menurun ketimbang gelaran Porprov V Banyuwangi 2015 lalu. Salah satunya yakni kota lain terus berbenah dan melahirkan bibit atlet yang siap untuk Porprov.

Di sisi lain, juga ada faktor perubahan dari jadwal Porprov yang semula dua tahun sekali berubah menjadi empat tahun sekali. Sehingga persiapan jauh-jauh hari yang dilakukan oleh para cabor harus diulang karena atlet yang disiapkan sudah tidak cukup umur untuk mengikuti Porprov.

"Target yang saya sampaikan itu adalah target cabor kepada KONI. Sebenarnya target itu juga melebihi dengan apa yang saya sampaikan. Setelah berbicara faktanya, daerah lain juga rupanya berbenah diri," ujarnya.

"Faktor yang lain juga berpengaruh antara lain jarak event yang semula 2 tahun menjadi empat tahun," imbuhnya.

Akan tetapi, hal tersebut bukan alasan bagi Eddy Wahyono atas menurunnya prestasi Kota Malang pada ajang Porprov VI 2019.

Dalam waktu dekat ini, ia akan segera melakukan pemanggilan kepada seluruh cabor untuk membahas selama pelaksanaan Porprov VI 2019. "Saya akan panggil cabor dan meminta mereka mengutarakan apa permasalahan yang terjadi didalam internal," pungkasnya. 


End of content

No more pages to load