Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno mengunjungi Desa Wisata di Papar Kabupaten Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno mengunjungi Desa Wisata di Papar Kabupaten Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)



Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kunjungi proyek Desa Wisata Masyarakatnya Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) di Desa Kedung Malang Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Minggu (21/7/19).

Desa Wisata berbasis hortikultura ini rencananya akan dibuka sebagai Desa Wisata oleh Gubernur Jawa Timur pada Agustus mendatang.

Didampingi Bupati Kediri Haryanti Sutrisno bersama beberapa kepala dinas, Khofifah melihat seluruh varietas tanaman. Tidak hanya menanam tanaman pangan seperti padi dan jagung saja, dalam proyek desa wisata tersebut terdapat ratusan varietas tanaman mulai tanaman pangan, buah, sayur hingga bunga.

Setidaknya ada 82 varietas tanaman pangan. Di antaranya sembilan varietas padi hibrida, 44 varietas padi inbrida, satu varietas padi daun ungu. Tidak hanya padi tetapi juga terdapat 19 varietas jagung hibrida, satu varietas jagung pulut ungu, tujuh varietas kedelai dan satu varietas shorgum.

Sementara untuk varietas buah dan sayur terdapat 155 varietas. Di antaranya 18 varietas melon, 17 varietas semangka, delapan varietas tomat, empat varietas terong, 10 varietas cabai rawit, 16 varietas kacang panjang, enam varietas buncis, 16 varietas mentimus, depatan varietas jagung maning.

“Diharapkan dengan banyaknya varietas tanaman ini bisa memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai jenis hortikultura yang kita miliki,” tegas Khofifah.

Khofifah berharap dengan adanya desa wisata berbasis agrowisata itu, dapat menjadi edukasi kepada para pelajar mulai tingkat TK hingga SMA/SMK bisa mengenal produk horltikultura.

Bagi para pelajar TK-SD bisa belajar mengenai jenis tanaman dan bagaimana bercocok taman, sementara pelajar SMA/SMK bisa belajar mengenai varietas tamanan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan. "Ini sangat bagus untuk edukasi para pelajar," ungkap Gubernur Jatim. 

Tidak hanya memberikan pengetahuan kepada pelajar dan masyarakat mengenai jenis hortikultural, dengan adanya desa wisata ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Di antaranya pendapatan dari biaya parkir hingga UMKM berupa suvenir yang bisa dibawa pulang oleh penggunjung. Selain itu dengan dibukanya Dewi Cemara ini diharapkan pula Kabupaten Kediri bisa menjadi pusat perdagangan buah dan sayur. Di lokasi Dewi Cemara ini akan dibuka pasar sayur dan buah untuk para wisatawan baik dari dalam maupun luar Kabupaten Kediri.

“Dengan berkembangnya Desa Wisata, sektor riil pasti akan bisa bergerak. Seperti parkiran, penjualan suvenir ala Dewi Cemara hingga menjadi pusat perdagangan buah dan sayur,” tegas Khofifah.

 

Tag's Berita kediri berita kediri

End of content

No more pages to load