Salah satu bocah yang diamankan di Mapolsek Ngantru / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Salah satu bocah yang diamankan di Mapolsek Ngantru / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Dua orang bocah, sebut saja MNA (14) warga salah satu desa di Kecamatan Kras dan AZF (17) warga di salah satu desa di Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri ditangkap. Kedua bocah yang masih bertatus pelajar itu ditangkap di desa Kepuhrejo Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung, Senin (24/02) kemarin.

"Benar, kita amankan dua bocah karena terpergok melakukan tindak pidana percobaan pencurian," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kapolsek Ngantru AKP Widodo, Selasa (25/02) siang.

Lanjut Widodo, awalnya kedua pelaku  berpura-pura menjadi pembeli di toko pakan burung milik Ponidi warga Kepuhrejo Kecamatan Ngantru.

"Akan tetapi pada saat kedua pelaku memanggil pemilik toko pakan burung tidak kunjung keluar," ujar Widodo.

Kemudian pelaku yang bernama MNA masuk kedalam ruang toko dan membuka laci penyimpanan uang.

"Saat beraksi itu, pemilik toko memergoki pelaku kemudian diamankan, dan pada saat itu pelaku lain berhasil melarikan diri," ungkapnya.

Pelaku yang dimaksud adalah AZF dan melarikan diri ke arah selatan menggunakan kendaraan roda dua jenis Honda Supra X warna biru hitam. 

"Setelah dikejar, kemudian pelaku akhirnya juga  tertangkap oleh pemilik toko. Kemudian diamankan di balai desa kepuhrejo dan selanjutnya dibawa ke Polsek Ngantru," jelasnya.

Setelah diterima petugas, dua pelaku diamankan guna diproses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatan yang dilakukan, dua pelaku yang statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka itu terancam dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 4e Jo 53 Ayat (1) KUH Pidana percobaan pencurian dan perampokan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.