Sosialisasi SIUP dan Pembuatan Biogas sukses digelar Mahasiswa Ilmu Hukum Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Sosialisasi SIUP dan Pembuatan Biogas sukses digelar Mahasiswa Ilmu Hukum Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Mahasiswa Himpunan Program Studi (Himaprodi) Ilmu Hukum Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, memberikan sosialisasi pentingnya Surat Ijin Usaha dan Pembuatan Biogas dari Kotoran Ternak bagi warga Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Selasa (25/2/2020).

Hadir dalam kegiatan ini selaku pemateri Dekan Fakultas Hukum Unisba Blitar Weppy Susetyo, Kaprodi Ilmu Hukum Taufan dan Dosen Fakultas Hukum Eko Yuli Astuti. Kegiatan ini juga dihadiri perangkat Desa Suruhwadang, Tokoh Masyarakat Desa Suruhwadang dan masyarakat selaku peserta.

Sekedar diketahui, Desa Suruhwadang merupakan desa di wilayah Blitar selatan yang memiliki potensi peternakan salah satu yang terbaik di Kabupaten Blitar. Di desa ini juga berkembang sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang digeluti oleh sebagian masyarakatnya.

“Ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kerja Himaprodi Hukum. Di kesempatan ini kami sampaikan Fakultas Hukum Unisba bersedia menjembatani masyarakat yang ingin mengurus SIUP. Di sini kami sampaikan pula, jangan sampai pengusaha itu tidak memiliki SIUP. SIUP merupakan salah satu kunci agar produk UMKM dapat menembus dan menguasai pasar,” ungkap Ketua Himaprodi Hukum Unisba Blitar, Lala Fandrina.

Selain sosialisasi SIUP, di kesempatan ini juga disosialisasikan pembuatan biogas dari kotoran ternak. “Biogas dari kotoran ternak iki merupakan salah satu solusi mahalnya gas LPG. Sebagaimana diketahui, banyak masyarakat yang mengeluh akibat dicabutnya subsidi LPG. Suruhwadang ini pusatnya peternakan, kami mendorong agar warga setempat memanfaatkan kotoran ternak sebagai biogas pengganti LPG,” paparnya.

Lebih dalam Lala menyampaikan, sebelum sosialisasi dilaksanakan pihaknya sudah melakukan sejumlah observasi. Sehingga mahasiswa menilai program sosialisasi ini sangat tepat dilaksanakan di Desa Suruhwadang, khususnya bagi masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai peternak ayam dan peternak sapi.

“Melalui kegiatan ini tentu kami berharap agar ke depan para pengusaha di Desa Suruhwadang, mulai sadar akan pentingnya izin dalam dunia usaha. Apalagi dalam proses pengurusan izin usaha di Kabupaten Blitar cukup mudah. Kami juga berharap warga peduli lingkungan dengan mengolah kotoran ternak menjadi biogas,” pungkasnya.(*)