Jokowi alias Ludi (jongkok) tersangka kasus pencurian spesialis rumah makan saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)
Jokowi alias Ludi (jongkok) tersangka kasus pencurian spesialis rumah makan saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)

Petugas gabungan dari Unit Opsnal Polres Malang dan Unit Reskrim Polsek Turen berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian spesialis rumah makan. Tersangkanya bernama Jokowi alias Ludi warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

”Tersangka J (Jokowi) yang baru saja kami amankan ini, merupakan pelaku pencurian spesialis rumah makan. Sedangkan barang yang disasar adalah peralatan elektronik milik karyawan maupun pemilik restauran,” terang Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mas'Udi, Selasa (25/2/2020).

Mantan Kanit Reskrim Polsek Dampit ini, mengaku jika dari hasil pengembangan tersangka Jokowi terbukti sudah sering melancarkan aksi pencurian. ”Tersangka melakukan tindak pidana serupa (pencurian) di tiga TKP (Tempat Kejadian Perkara) lainnya. Ketiga lokasi pencurian itu terjadi di wilayah hukum kami (Polsek Turen),” jelas Soleh.

Terbaru, aksi pencurian yang dilakukan tersangka terjadi pada 8 Oktober 2019 lalu. Siang itu, setelah memarkirkan sepeda motornya, tersangka yang tiba di Restaurant Ocean Garden, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan/Kecamatan Turen, Kabupaten Malang langsung masuk ke dalam rumah makan tersebut.

Modusnya, setelah memesan makanan tersangka akan mengamati situasi di sekitar lokasi kejadian. Jika dirasa sudah aman dan memetakan beberapa barang yang bisa dicuri, tersangka bergegas melakukan pembayaran yang kemudian mengambil barang hasil curian yang telah disasar olehnya.

”Dalam aksinya tersebut, tersangka berhasil membawa kabur HP (Handphone) dan laptop yang ada di tempat kejadian,” ungkap Soleh kepada wartawan.

Setelah mendapatkan barang hasil curian, tersangka bergegas kabur meninggalkan lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, pemilik HP yang menyadari jika smartphone miliknya telah hilang memilih melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Polsek Turen dikerahkan ke lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, pelaku pencurian tersebut mengarah kepada Jokowi yang kemudian dilakukan penyelidikan ke lapangan.

”Aksi pencurian tersangka sempat terekam CCTV (Closed Circuit Television), jadi memudahkan kami untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelakunya,” terang Soleh.

Memastikan jika pelakunya merupakan Jokowi, petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Turen dan Opsonal Polres Malang dikerahkan untuk mengamankan tersangka. Usai digerebek dirumahnya yang berlokasi di Desa Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang pria 35 tahun itu kemudian digelandang petugas ke kantor Mapolsek Turen, Senin (23/2/2020) dini hari.

”Selain mengamankan tersangka, tiga unit HP dan laptop hasil curian, serta satu unit sepeda motor sebagai sarana kejahatan juga kami sita sebagai barang bukti guna proses penyidikan,” tegas Soleh.

Di hadapan penyidik, Jokowi mengaku jika dirinya selalu melancarkan aksi pencurian sendirian. Sedangkan barang hasil curian yang didapatkannya, dijual dengan harga berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

”Terhadap tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat). Sedangkan ancamannya 7 tahun kurungan penjara,” tutup Soleh.