Ilustrasi makanan sehat. (Foto: Shutterstock).
Ilustrasi makanan sehat. (Foto: Shutterstock).

Hari Raya Idulfitri merupakan momen yang dinanti-nantikan umat Islam di dunia setelah melaksanakan puasa wajib selama satu bulan penuh.

Tradisi hidangan makanan khas lebaran tentunya selalu menghiasai perayaan hari besar umat muslim.

Hal ini biasanya menjadikan seseorang merasa nafsu makannya tinggi. Padahal, kondisi tubuh tetap harus dijaga.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19, daya tahan tubuh seseorang harus tetap dijaga agar tidak drop karena mengkonsumsi makanan yang tak sehat.

Nah, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di masa lebaran ini.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Malang, Latifah Hanun menyatakan perilaku hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang harus selalu ditanamkan pada masyarakat di hari lebaran.

"Agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, maka harus makan makanan yang bergizi. Itu sudah menjadi patokannya," ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pemenuhan gizi seimbang tersebut mengacu pada 'Isi Piringku'. 

Penekanannya bukan hanya pada jenis makanan, tetapi juga membatasi seberapa banyak asupan gula dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.

Yang mana hal itu terdapat dari makanan pokok, sayuran, buah-buahan, kemudian makanan yang mengandung protein hewani dan nabati.

"Nah, komposisinya itu makanan pokok 1/3, kemudian 1/3 lagi sayur-sayuran, 1/6 buah-buahan, dan 1/6 lainya mengandung protein hewani dan nabati. Buah dan lauknya ini harus macam-macam jenisnya," jelasnya.

Dengan berpedoman pada pemenuhan gizi seimbang tersebut, maka asupan kebutuhan makanan dan nutrisi setiap orang akan baik. Alhasil, kondisi imunitas tubuh juga terjaga.

Lebih lanjut, yang tetap tidak boleh dilupakan yakni berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Apalagi di masa pandemi Covid-19, cuci tangan, pakai masker, sterilitas alat makan harus menjadi perhatian agar terhindar dari paparan virus.

"Menjaga PHBS itu pentin, intinya tetap disitu. Agar kesehatan tetap terjaga. Sehingga hari lebaran tidak akan muncul penyakit dalam tubuh," tandasnya.